Kita mulai dahulu dengan pengenalan singkat atas Bank, Bank adalah suatu perusahaan ayng mengelola uang atau produk keuangan.
Biasanya produk dari perbankan berupa:
- simpanan (tabungan, deposito, giro)
- pinjaman (kredit, kartu kredit)
- transaksi valuta asing
- reksadana (pengelolaan instrumen pasar modal)
- fasilitas penyimpanan lemari besi
- dan sebagainya
namun untuk berinvestasi kita hanya akan membahas 2 produk biasa dari sebuah bank,
- Simpanan
Sejalan dengan namanya, maka disini kita diwajibkan untuk menyetor sejumlah dana dalam mata uang lokal atau asing agar mendapat keuntungan bunga. Biasanya bunga diatur sesuai dengan kemampuan bank, di Indonesia tingkat suku bunga yang dipakai sebagai acuan adalah suku bunga Bank Indonesia (BI). biasanya bank swasta akan memberikan suku bunga lebih tinggi dari Bank Indonesia. Bunga biasa dihitung pertahun (per annum, p.a.). Namun untuk produk simpanan biasa dikategorikan sebagai instrumen investasi Low Risk, Low Return (resiko rendah, hasil rendah) mengingat stabilitas simpanan, tidak ada kemungkinan rugi (kecuali simpanan dibawah batas minimal sehingga biaya lebih besar dari pendapatan bunga) dan bunga biasanya bernilai dibawah 15% p.a. atau dibawah 2% perbulan.
- Pengelolaan Instrumen Pasar Modal
Biasa disebut reksadana, cara kerjanya dengan mengelola dana investasi nasabah oleh seorang atau sekelompok pengelola dana (fund manager) dimana keputusan dalam transaksi pasar modal sepenuhnya diserahkan pada pengelola dana, hasil biasa dibagi secara persentase antara bank, pengelola dana, broker dan nasabah. Biasa dana diinvestasikan ke dalam pasar modal, pasar valuta asing, pasar komoditas dan pasar lain.
biasanya pengelolaan dana didasarkan pada prinsip menaruh 10 telur dalam 10 keranjang daripada menaruh 10 telur dalam 1 keranjang, sehingga ketika 1keranjang jatuh, masih tersisa 9 keranjang utuh dan tidak hancur semua telurnya.
produk ini digolongkan sebagai instrumen investasi moderate risk, moderate gain (resiko sedang, hasil sedang) karena masih adanya kemungkinan dana menyusut, biaya yang cukup besar tidak sebanding jika hasil sedang kurang memadai maka dana akan terpotong, namun potensi hasil juga cukup tinggi jika keadaan ekonomi membaik.
kekurangan disini adalah, dana yang kurang bisa kita kontrol, dimana dana akan ditempatkan sesuai keputusan pengelola dana, bukan atas keputusan kita, sehingga kerugian tetap kita tanggung meskipun itu akibat dari perbuatan atau kesalahan pengelola dana, pengelola dana dan broker tidak mau ambil resiko tetapi tetap dibayar meskipun kita menderita kerugian. maka itu harap berhati-hati dalam memilih pengelola dana dalam produk investasi ini.
23 Juli 2009
04 April 2009
Alasan Berinvestasi
Salam Investasi,
Disini kita akan mencoba menggali alasan beberapa orang berinvestasi, mengapa banyak yang takut berinvestasi, metode berinvestasi dan pengolahan investasi secara sederhana.
Mengapa Berinvestasi?
Seperti diketahui, Dunia terus saja berkembang menuju era modernisasi. pekerjaan dilakukan dari harus pergi ke luar untuk mengumpulkan makanan, menanam dan berburu, menukar hasil, berdagang hingga muncul mata uang dan ketika internet membuka cakrawala baru dalam wajah ekonomi dunia maka Investasi menjadi marak dan bertumbuh sangat pesat.
Diluar alasan itu, pertumbuhan menuntut hasil kerja yang semakin baik namun tidak diikuti dengan bertambahnya waktu karena waktu dari kapanpun dan dimanapun tetap 24 jam dalam sehari. sehingga efisiensi dan optimalisasi pekerjaan sangat dituntut dalam era globalisasi saat ini. Persaingan juga semakin ketat sehingga siapapun yang ketinggalan informasi, akan tertingal jauh di belakang, terasingkan dan mati menderita. Oleh karena itu dalam era Globalisasi dan Informasi ini, seseorang dituntut berpikir luas dan bertindak dalam waktu sesingkat mungkin.
Investasi konon sudah ada sejak ribuan tahun lalu, namun investasi mulai dilirik pada saat booming ekonomi terutama pada revolusi ekonomi.
dalam bukunya, Robert T. Kiyosaki menggambarkan posisi seseorang dalam ekonomi dalam sebuah kuadran: kuadran E ('employee'), kuadran S ('self employee'), kuadran B ('business owners'), dan kuadran I ('investor').
Kuadran E (Employee) atau pekerja
pada kuadran E, seseorang hanya bekerja pada sebuah perusahaan dan mendapatkan gaji sebagai upah dari pekerjaan yang dia lakukan. dalam kuadran ini banyak sekali yang berkecimpung namun sangat sedikit yang menjadi 'super kaya'. Cara agar bisa sukses dalam bidang ini adalah bersikap profesional, pintar, inisiatif tinggi dan konsisten.
banyak yang ikut karena setiap lulusan sekolah dan sekolah tinggi di Indonesia selalu terfokus pada mencari kerja di perusahaan dan mulai mendapatkan gaji.
namun pada prakteknya, tidak mungkin dalam setiap perusahaan mempunyai banyak sekali pekerja yang mempunyai kedudukan setingkat atau diatas manager. yang biasa dalam satu perusahaan punya komposisi perbandingan kira-kira 1 Direktur, 5 manager, 15 Supervisor dan 40 karyawan. maka untuk mencapai kedudukan manager menjadi sulit apalagi jika managernya adalah keluarga dari pemilik usaha tersebut.
sehingga seorang pekerja sangat sulit untuk mendapat promosi di suatu perusahaan, terlebih pada perusahaan yang cukup besar. Dari situ secara otomatis juga sangat sulit untuk menjadi Sejahtera dalam dunia kerja.
Kebaikan dari kuadran ini adalah Gaji bisa diukur dan pendapatan stabil. ancaman hanya datang jika kita terkena PHK. modal tidak dibutuhkan disini, hanya kemampuan kita yang menentukan.
Keburukan dari kuadran ini adalah seberapa besar kita berhasil, bukan kita yang menikmati hasilnya secara langsung, boss anda lah yang tersenyum paling lebar jika terget tercapai. Mungkin bonus akan datang, namun jarang sekali yang jumlahnya cukup besar.
Ibarat menjadi ekor macan, orang itu tetaplah ekor yang kurang diperhatikan. Berbeda dengan kepala Kucing, mungkin kucing jelek, namun kepala kucing akan menentukan kemana arah yang akan dituju dan semua dikerjakan lewat kepala. sehingga bahagia, senang, sedih, untung dan rugi semua milik kita sendiri, hasil kerja kita.
Stabilitas gaji bisa jadi bumerang disini, begitu stabilnya sehingga pertumbuhan gaji cenderung sangat kecil apalagi jika tidak diiringi dengan kenaikan kedudukan di kantor.
Kuadran S (Self Employee) atau bekerja sendiri
dalam kuadran ini, kita bekerja sendiri dan terjung langsung ke lapangan sendiri, seperti Dokter, Pengacara dan profesi lainnya.
Kebaikan dari kuadran ini semua hasil yang didapat akan langsung dinikmati oleh kita sendiri.
keburukan dari kuadran ini adalah sangat sulit mencapai suatu kesejahteraan, kecuali jika konsisten dan berperforma sangat baik sehingga dicari konsumen. Resiko rugi ada jika kita tidak bisa mengolah dengan cukup baik, meskipun keuntungan juga jarang bisa berkembang sangat pesat. Modal finansial tidak begitu besar dan hanya dibutuhkan kemampuan dari kita sendiri.
Cara ini kebalikan dari Employee, namun sama dengan Employee dalam hal keluar tenaga untuk bekerja dan menghasilkan.
Kuadran B (Bussiness Owner) atau Pemilik Usaha
Dalam kuadran ini, kita mempunyai suatu unit bisnis, dimana kita mengambil atau menciptakan produk, mengolahnya dan menjual kepada konsumen. Produknya bisa berupa barang atau jasa.
contohnya adalah pemilik rumah makan, pemilik showroom kendaraan atau pedagang kelontong dan semua pedagang lainnya.
Kebaikan dari kuadran ini adalah kita bisa menikmati hasil dari perusahaan tersebut. hasilnya juga biasanya lebih besar dengan potensi pertumbuhan yang cukup cepat jika mempunyai konsep dan cara olah yang baik. Modal juga biasanya dibutuhkan secara signifikan.
Keburukan dalam kuadran ini yaitu resiko kerugian juga membesar karena semua keputusan ada ditangan kita sebagai owner. kita juga dituntut terjun langsung dan tidak bisa santai sementara orang lain bekerja dan menghasilkan untuk kita.
Kuadran terakhir adalah I (Investor) atau penanam modal
Pada kuadran ini kita bisa santai, semua cukup dilakukan sebentar dan sangat simple. apalagi berkembangnya alat komunikasi mulai dari laptop, handphone cerdas hingga Blackberry dan Modem Internet Wireless membuat bisnis ini dapat dimonitor kapan saja, siapa saja, dimana saja.
Dunia Internet juga sangat berpengaruh dalam perkembangan bisnis Investasi ini.
dalam dunia Investasi, kita hanya cukup menyelidiki instrumen investasi, melakukan transaksi dan menikmati hasilnya nanti.
jika di property dan komoditas mungkin harga naik dan mendapat selisih jual beli. di saham ada kenaikan dari harga saham sehingga mendapatkan untung serta pembagian dividen, di dunia asuransi jika polis asuransi bisa diakhiri tanpa klaim sama sekali.
dalam kuadran ini, uang bekerja untuk kita. kita bisa saja jalan ke luar negeri, bercengkrama bersama keluarga, olahraga atau hanya santai di kafe dan keuntungan akan terus di dapatkan.
Kebaikan dalam kuadran ini adalah untung yang didapat bisa sangat besar jika tepat dan biasa terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Kita sebagai Investor juga tidak harus hadir dalam kegiatan usaha, jadi waktu bisa digunakan untuk tujuan lain.
Keburukan dari kuadran ini adalah pendapatan yang sangat labil (tidak stabil) kehancuran sangat mungkin terjadi secara drastis dan dalam waktu yangsangat singkat, resiko sangat besar dan menuntut profesionalisme yang penuh serta manajemen waktu dan modal yang sangat baik. Modal juga dibutuhkan dalam kuadran ini. semakin besar modal, semakin besar potensi keuntungan yang bisa didapatkan.
konsep High Risk High Gain, Low Risk Low Gain, No risk? No-ngkrong saja tidak usah berbuat apa-apa. Sangat Relevan dalam keempat Kuadran tersebut.
Alasan memilih Investasi
Setelah membaca jabaran singkat diatas, maka disimpulkan seseorang memilih berInvestasi atau menjadi Investor karena :
1. ada kelebihan dari pendapatan atau mempunyai sejumlah modal.
2. mempunyai tujuan menabung dan mendapatkan untung dari modal.
3. berniat mendapatkan keuntungan namun tidak ingin mengorbankan waktu secara signifikan.
4. ingin mendapatkan kebebasan waktu tanpa harus bekerja di kantor dengan waktu yang tetap.
5. berjiwa spekulan dan berani menanggung resiko
Heru Novianto
Sentra Informasi Investasi Terpadu
Disini kita akan mencoba menggali alasan beberapa orang berinvestasi, mengapa banyak yang takut berinvestasi, metode berinvestasi dan pengolahan investasi secara sederhana.
Mengapa Berinvestasi?
Seperti diketahui, Dunia terus saja berkembang menuju era modernisasi. pekerjaan dilakukan dari harus pergi ke luar untuk mengumpulkan makanan, menanam dan berburu, menukar hasil, berdagang hingga muncul mata uang dan ketika internet membuka cakrawala baru dalam wajah ekonomi dunia maka Investasi menjadi marak dan bertumbuh sangat pesat.
Diluar alasan itu, pertumbuhan menuntut hasil kerja yang semakin baik namun tidak diikuti dengan bertambahnya waktu karena waktu dari kapanpun dan dimanapun tetap 24 jam dalam sehari. sehingga efisiensi dan optimalisasi pekerjaan sangat dituntut dalam era globalisasi saat ini. Persaingan juga semakin ketat sehingga siapapun yang ketinggalan informasi, akan tertingal jauh di belakang, terasingkan dan mati menderita. Oleh karena itu dalam era Globalisasi dan Informasi ini, seseorang dituntut berpikir luas dan bertindak dalam waktu sesingkat mungkin.
Investasi konon sudah ada sejak ribuan tahun lalu, namun investasi mulai dilirik pada saat booming ekonomi terutama pada revolusi ekonomi.
dalam bukunya, Robert T. Kiyosaki menggambarkan posisi seseorang dalam ekonomi dalam sebuah kuadran: kuadran E ('employee'), kuadran S ('self employee'), kuadran B ('business owners'), dan kuadran I ('investor').
Kuadran E (Employee) atau pekerja
pada kuadran E, seseorang hanya bekerja pada sebuah perusahaan dan mendapatkan gaji sebagai upah dari pekerjaan yang dia lakukan. dalam kuadran ini banyak sekali yang berkecimpung namun sangat sedikit yang menjadi 'super kaya'. Cara agar bisa sukses dalam bidang ini adalah bersikap profesional, pintar, inisiatif tinggi dan konsisten.
banyak yang ikut karena setiap lulusan sekolah dan sekolah tinggi di Indonesia selalu terfokus pada mencari kerja di perusahaan dan mulai mendapatkan gaji.
namun pada prakteknya, tidak mungkin dalam setiap perusahaan mempunyai banyak sekali pekerja yang mempunyai kedudukan setingkat atau diatas manager. yang biasa dalam satu perusahaan punya komposisi perbandingan kira-kira 1 Direktur, 5 manager, 15 Supervisor dan 40 karyawan. maka untuk mencapai kedudukan manager menjadi sulit apalagi jika managernya adalah keluarga dari pemilik usaha tersebut.
sehingga seorang pekerja sangat sulit untuk mendapat promosi di suatu perusahaan, terlebih pada perusahaan yang cukup besar. Dari situ secara otomatis juga sangat sulit untuk menjadi Sejahtera dalam dunia kerja.
Kebaikan dari kuadran ini adalah Gaji bisa diukur dan pendapatan stabil. ancaman hanya datang jika kita terkena PHK. modal tidak dibutuhkan disini, hanya kemampuan kita yang menentukan.
Keburukan dari kuadran ini adalah seberapa besar kita berhasil, bukan kita yang menikmati hasilnya secara langsung, boss anda lah yang tersenyum paling lebar jika terget tercapai. Mungkin bonus akan datang, namun jarang sekali yang jumlahnya cukup besar.
Ibarat menjadi ekor macan, orang itu tetaplah ekor yang kurang diperhatikan. Berbeda dengan kepala Kucing, mungkin kucing jelek, namun kepala kucing akan menentukan kemana arah yang akan dituju dan semua dikerjakan lewat kepala. sehingga bahagia, senang, sedih, untung dan rugi semua milik kita sendiri, hasil kerja kita.
Stabilitas gaji bisa jadi bumerang disini, begitu stabilnya sehingga pertumbuhan gaji cenderung sangat kecil apalagi jika tidak diiringi dengan kenaikan kedudukan di kantor.
Kuadran S (Self Employee) atau bekerja sendiri
dalam kuadran ini, kita bekerja sendiri dan terjung langsung ke lapangan sendiri, seperti Dokter, Pengacara dan profesi lainnya.
Kebaikan dari kuadran ini semua hasil yang didapat akan langsung dinikmati oleh kita sendiri.
keburukan dari kuadran ini adalah sangat sulit mencapai suatu kesejahteraan, kecuali jika konsisten dan berperforma sangat baik sehingga dicari konsumen. Resiko rugi ada jika kita tidak bisa mengolah dengan cukup baik, meskipun keuntungan juga jarang bisa berkembang sangat pesat. Modal finansial tidak begitu besar dan hanya dibutuhkan kemampuan dari kita sendiri.
Cara ini kebalikan dari Employee, namun sama dengan Employee dalam hal keluar tenaga untuk bekerja dan menghasilkan.
Kuadran B (Bussiness Owner) atau Pemilik Usaha
Dalam kuadran ini, kita mempunyai suatu unit bisnis, dimana kita mengambil atau menciptakan produk, mengolahnya dan menjual kepada konsumen. Produknya bisa berupa barang atau jasa.
contohnya adalah pemilik rumah makan, pemilik showroom kendaraan atau pedagang kelontong dan semua pedagang lainnya.
Kebaikan dari kuadran ini adalah kita bisa menikmati hasil dari perusahaan tersebut. hasilnya juga biasanya lebih besar dengan potensi pertumbuhan yang cukup cepat jika mempunyai konsep dan cara olah yang baik. Modal juga biasanya dibutuhkan secara signifikan.
Keburukan dalam kuadran ini yaitu resiko kerugian juga membesar karena semua keputusan ada ditangan kita sebagai owner. kita juga dituntut terjun langsung dan tidak bisa santai sementara orang lain bekerja dan menghasilkan untuk kita.
Kuadran terakhir adalah I (Investor) atau penanam modal
Pada kuadran ini kita bisa santai, semua cukup dilakukan sebentar dan sangat simple. apalagi berkembangnya alat komunikasi mulai dari laptop, handphone cerdas hingga Blackberry dan Modem Internet Wireless membuat bisnis ini dapat dimonitor kapan saja, siapa saja, dimana saja.
Dunia Internet juga sangat berpengaruh dalam perkembangan bisnis Investasi ini.
dalam dunia Investasi, kita hanya cukup menyelidiki instrumen investasi, melakukan transaksi dan menikmati hasilnya nanti.
jika di property dan komoditas mungkin harga naik dan mendapat selisih jual beli. di saham ada kenaikan dari harga saham sehingga mendapatkan untung serta pembagian dividen, di dunia asuransi jika polis asuransi bisa diakhiri tanpa klaim sama sekali.
dalam kuadran ini, uang bekerja untuk kita. kita bisa saja jalan ke luar negeri, bercengkrama bersama keluarga, olahraga atau hanya santai di kafe dan keuntungan akan terus di dapatkan.
Kebaikan dalam kuadran ini adalah untung yang didapat bisa sangat besar jika tepat dan biasa terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Kita sebagai Investor juga tidak harus hadir dalam kegiatan usaha, jadi waktu bisa digunakan untuk tujuan lain.
Keburukan dari kuadran ini adalah pendapatan yang sangat labil (tidak stabil) kehancuran sangat mungkin terjadi secara drastis dan dalam waktu yangsangat singkat, resiko sangat besar dan menuntut profesionalisme yang penuh serta manajemen waktu dan modal yang sangat baik. Modal juga dibutuhkan dalam kuadran ini. semakin besar modal, semakin besar potensi keuntungan yang bisa didapatkan.
konsep High Risk High Gain, Low Risk Low Gain, No risk? No-ngkrong saja tidak usah berbuat apa-apa. Sangat Relevan dalam keempat Kuadran tersebut.
Alasan memilih Investasi
Setelah membaca jabaran singkat diatas, maka disimpulkan seseorang memilih berInvestasi atau menjadi Investor karena :
1. ada kelebihan dari pendapatan atau mempunyai sejumlah modal.
2. mempunyai tujuan menabung dan mendapatkan untung dari modal.
3. berniat mendapatkan keuntungan namun tidak ingin mengorbankan waktu secara signifikan.
4. ingin mendapatkan kebebasan waktu tanpa harus bekerja di kantor dengan waktu yang tetap.
5. berjiwa spekulan dan berani menanggung resiko
Heru Novianto
Sentra Informasi Investasi Terpadu
Pusat Informasi Investasi Terpadu
Selamat datang di Pusat Informasi Investasi Terpadu.
Blog ini dibuat khusus untuk siapa saja yang berminat untuk menginvestasikan sebagian kelebihan dari pendapatannya pada salah satu alat investasi.
Sudah jadi pengetahuan kita semua, bahwa setiap manusia berminat untuk terus maju dan berkembang dalam segala aspek kehidupan seiring dengan perjalanan waktu dalam hidup mereka, termasuk soal ekonomi dan finansial.
Dalam pertumbuhan dunia yang semakin cepat, maka lahirlah banyak cara dan metode baru dalam setiap aspek kehidupan seseorang. Dalam dunia ekonomi khususnya, revolusi ekonomi terjadi begitu pesatnya, sampai pada keadaan sekarang dimana setiap negara berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam bidang ekonomi dunia. Mulai dari hanya metode barter sampai sekarang bisnis dapat dijalankan secara online ke seluruh dunia dan bertumbuhnya berbagai metode investasi.
Investasi adalah suatu metode dalam sistem ekonomi dunia, dimana seseorang pemodal / pemilik modal, menanamkan modal pada sebuah perusahaan atau membeli sebagian atau keseluruhan hak atau bagian dari sebuah unit usaha atau perusahaan dengan harapan jika perusahaan atau unit usaha tersebut berkembang dan memperoleh keuntungan, sebagian keuntungan itu secara proporsional dapat juga dinikmati oleh si pemilik modal.
Investasi juga sering diperbincangkan dalam banyak buku, jurnal, seminar dan simposium. Dalam bukunya, Robert T. Kiyosaki menjelaskan bahwa Investasi adalah instrumen yang membuat uang bekerja untuk pemodal, jika diolah dan diawasi dengan baik. Cara ini adalah kebalikan dari bekerja atau menjadi pelaku bisnis.
Blog ini dibuat agar setiap orang dapat memperoleh informasi akan dunia investasi di Indonesia yang akurat, cepat, sederhana namun objektif. Blog ini ditujukan untuk semua orang termasuk praktisi bisnis dan investasi, para mahasiswa yang berminat dalam bidang investasi, para calon investor serta semua yang tertarik dalam bidang investasi dan ingin mengembangkan pengetahuan dalam bidang investasi.
pertanyaan seperti:
- Apa saja instrumen investasi itu?
- Bagaimana cara mengolah Investasi dengan baik?
- Apakah Investasi sama dengan Saham?
- Apakah itu Saham? Apakah itu Forex?
- Apakah Transaksi On-Line itu?
dan berbagai pertanyaan lain termasuk informasi resiko, penyalahgunaan, kejahatan investasi dan info lain seperti para pemain dan fasilitator investasi itu akan dibahas dan didiskusikan dalam blog ini.
Saya berharap agar blog ini dapat bermanfaat bagi setiap orang yang mempunyai kelebihan uang, namun masih kurang akan pengetahuan tentang dunia investasi khususnya di wilayah negara Indonesia.
Setiap pertanyaan akan saya jawab dan berikan solusinya namun jika ada pertanyaan yang ada di luar kuasa atau pengetahuan saya, maka saya akan berusaha mencari informasi dan pernyataan yang resmi dari sumber yang cukup berkompeten dalam menjawab pertanyaan tersebut dan jawaban itu akan segera saya postingkan, maka saya mohon pengertiannya atas keterbatasan dari pengetahuan saya.
Kritik, saran, masukan dan informasi tambahan akan sangat dihargai disini, oleh karena itu jika ada pemikiran yang kira-kira kurang atau tidak tepat, saya mohon informasi yang lebih akurat demi tercapainya kesempurnaan blog ini.
Bersama Blog ini pula saya nyatakan bahwa istilah Sentra Informasi Investasi Terpadu, nama sentrinfoinvest, sentrinvest, dan SII adalah murni milik saya pribadi dan Hak Patent sudah saya ajukan dan sedang menunggu konfirmasi paten.
Terima kasih saya ucapkan disini untuk semua orang yang berkenan masuk, mengakses, bertanya, mereferensikan dan terutama bagi yang aktif memberi masukkan dan posting yang membangun. Saya buat blog ini untuk tujuan yang baik dengan Gratis, maka itu jangan ragu untuk bertanya dan posting.
Selamat BerInvestasi
Heru Novianto
Sentra Informasi Investasi Terpadu
Blog ini dibuat khusus untuk siapa saja yang berminat untuk menginvestasikan sebagian kelebihan dari pendapatannya pada salah satu alat investasi.
Sudah jadi pengetahuan kita semua, bahwa setiap manusia berminat untuk terus maju dan berkembang dalam segala aspek kehidupan seiring dengan perjalanan waktu dalam hidup mereka, termasuk soal ekonomi dan finansial.
Dalam pertumbuhan dunia yang semakin cepat, maka lahirlah banyak cara dan metode baru dalam setiap aspek kehidupan seseorang. Dalam dunia ekonomi khususnya, revolusi ekonomi terjadi begitu pesatnya, sampai pada keadaan sekarang dimana setiap negara berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam bidang ekonomi dunia. Mulai dari hanya metode barter sampai sekarang bisnis dapat dijalankan secara online ke seluruh dunia dan bertumbuhnya berbagai metode investasi.
Investasi adalah suatu metode dalam sistem ekonomi dunia, dimana seseorang pemodal / pemilik modal, menanamkan modal pada sebuah perusahaan atau membeli sebagian atau keseluruhan hak atau bagian dari sebuah unit usaha atau perusahaan dengan harapan jika perusahaan atau unit usaha tersebut berkembang dan memperoleh keuntungan, sebagian keuntungan itu secara proporsional dapat juga dinikmati oleh si pemilik modal.
Investasi juga sering diperbincangkan dalam banyak buku, jurnal, seminar dan simposium. Dalam bukunya, Robert T. Kiyosaki menjelaskan bahwa Investasi adalah instrumen yang membuat uang bekerja untuk pemodal, jika diolah dan diawasi dengan baik. Cara ini adalah kebalikan dari bekerja atau menjadi pelaku bisnis.
Blog ini dibuat agar setiap orang dapat memperoleh informasi akan dunia investasi di Indonesia yang akurat, cepat, sederhana namun objektif. Blog ini ditujukan untuk semua orang termasuk praktisi bisnis dan investasi, para mahasiswa yang berminat dalam bidang investasi, para calon investor serta semua yang tertarik dalam bidang investasi dan ingin mengembangkan pengetahuan dalam bidang investasi.
pertanyaan seperti:
- Apa saja instrumen investasi itu?
- Bagaimana cara mengolah Investasi dengan baik?
- Apakah Investasi sama dengan Saham?
- Apakah itu Saham? Apakah itu Forex?
- Apakah Transaksi On-Line itu?
dan berbagai pertanyaan lain termasuk informasi resiko, penyalahgunaan, kejahatan investasi dan info lain seperti para pemain dan fasilitator investasi itu akan dibahas dan didiskusikan dalam blog ini.
Saya berharap agar blog ini dapat bermanfaat bagi setiap orang yang mempunyai kelebihan uang, namun masih kurang akan pengetahuan tentang dunia investasi khususnya di wilayah negara Indonesia.
Setiap pertanyaan akan saya jawab dan berikan solusinya namun jika ada pertanyaan yang ada di luar kuasa atau pengetahuan saya, maka saya akan berusaha mencari informasi dan pernyataan yang resmi dari sumber yang cukup berkompeten dalam menjawab pertanyaan tersebut dan jawaban itu akan segera saya postingkan, maka saya mohon pengertiannya atas keterbatasan dari pengetahuan saya.
Kritik, saran, masukan dan informasi tambahan akan sangat dihargai disini, oleh karena itu jika ada pemikiran yang kira-kira kurang atau tidak tepat, saya mohon informasi yang lebih akurat demi tercapainya kesempurnaan blog ini.
Bersama Blog ini pula saya nyatakan bahwa istilah Sentra Informasi Investasi Terpadu, nama sentrinfoinvest, sentrinvest, dan SII adalah murni milik saya pribadi dan Hak Patent sudah saya ajukan dan sedang menunggu konfirmasi paten.
Terima kasih saya ucapkan disini untuk semua orang yang berkenan masuk, mengakses, bertanya, mereferensikan dan terutama bagi yang aktif memberi masukkan dan posting yang membangun. Saya buat blog ini untuk tujuan yang baik dengan Gratis, maka itu jangan ragu untuk bertanya dan posting.
Selamat BerInvestasi
Heru Novianto
Sentra Informasi Investasi Terpadu
Langganan:
Postingan (Atom)